“Kalau digunakan dalam waktu lama awalnya memang mungkin bisa putih, tapi lambat laun bisa iritasi, merah-merah, dan jadi flek-flek hitam. Bahkan yang paling parah bisa menyebabkan kanker,” ujarnya dalam Media Briefing BPOM di Aula Bhineka Tunggal Ika BPOM, Rabu (3/4/3034).
Bahkan kandungan tersebut bisa merusak struktur lapisan kulit dan memicu kanker pada kulit.
2. Klindamisin
Bahan berikutnya antibiotik yang bernama Klindamisin yang umumnya digunakan meredam infeksi pada kulit. Nyatanya penggunaan Klindamisin secara terus-menerus bisa memicu resistensi antibiotik pada tubuh. Jika mengalami permasalahan yang parah, tubuh akan kebal dan tidak bisa diobati dengan antibiotik lagi.
3. Asam Retinoat
Asam Retinoat umumnya digunakan sebagai obat jerawat. Hati-hati, kandungan ini justru bisa memperparah kondisi jerawat jika penggunaannya tak sesuai saran dokter.
"Asam Retinoat sebagai obat jerawat. Ini juga sama, harus diawasi dokter penggunaannya, supaya tidak bahaya pada kulit,” ujarnya.