Berlari Kenakan Jaket Parasut Bikin Kurus? Begini Faktanya menurut Dokter

Vien Dimyati
Edukasi terkait olahraga lari (Foto : Hearstapps)

JAKARTA, iNews.id - Tiga tahun belakangan ini olahraga lari sedang menjadi tren. Bahkan, sudah menjadi gaya hidup untuk anak muda dan orang tua.

Namun sayangnya, kegiatan positif ini juga disertai dengan edukasi yang salah. Salah satunya, metode mengenakan jaket parasut diyakini dapat membuat kurus.

Lantas, apakah benar mengenakan jaket parasut saat berlari dapat membuat kurus? Berikut penjelasan dari Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Indonesia (ILUNI FKUI), di Jakarta, belum lama ini.

Praktisi kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Jack Pradono Handojo, MHA mengatakan, banyak beredar hoaks terkait olahraga lari. Selama ini yang kerap dilakukan oleh pelari, salah satunya berlari mengenakan jaket parasut.

"Padahal, larinya 10 kilometer, tetapi pakai jaket parasut. Mereka berharap bisa kurus dan lemak terbakar. Sepanas-panasnya suhu ketika mengenakan jaket parasut, tidak akan mencapai 100 derajat celcius. Suhu maksimal mengenakan jaket parasut hanya berkisar 38-39 derajat Celcius. Ini tidak akan melelehkan lemak," katanya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jantung Berdebar dan Sesak Napas setelah Makan Banyak? Ternyata Ini Alasannya

57 tahun lalu

Susu Bukan Cuma untuk Balita, Ini Alasan Anak Harus Tetap Minum hingga Remaja

57 tahun lalu

BRIN dan UGM Temukan Madu dengan Potensi Antikanker dari Yogyakarta dan Sumbawa

57 tahun lalu

Kemenkes Ingatkan DBD dan ISPA Jadi Ancaman Serius di Kemarau Panjang 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal