Beda Gejala Retinopati Diabetik dengan Katarak, Ini Penjelasannya!

Mei Sada Sirait
Ilustrasi pemeriksaan katarak. (Foto: Ilustrasi AI)

Ketika mulai bergejala, pasien dapat mengalami penurunan kualitas penglihatan secara bertahap, muncul bintik-bintik hitam (floaters), penglihatan bergelombang, hingga kehilangan sebagian lapang pandang. 

Informasi ini juga sejalan dengan penjelasan dari American Academy of Ophthalmology (AAO) dan National Eye Institute (NEI) yang menyebut retinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala sebelum akhirnya memengaruhi penglihatan.

Prof. Bayu menjelaskan, penurunan fungsi penglihatan akibat retinopati diabetik tidak selalu berupa pandangan yang langsung buram.

"Kalau sudah sampai fase itu, kualitas penglihatan sudah berkurang. Berkurangnya bermacam-macam. Bisa tajam penglihatan berkurang, atau kecerahan berkurang. Jadi kalau lihat lampu 100 watt seperti 80 atau 75 watt. Warna juga bisa berubah, misalnya merah terlihat lebih pink atau warna kuning tampak lebih pudar," katanya.

Artinya, seseorang masih dapat beraktivitas seperti biasa meski fungsi retina sebenarnya sudah mengalami kerusakan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Obat Tetes Tidak Bisa Sembuhkan Katarak, Ini Penjelasan Dokter!

2 bulan lalu

El Nino Menyerang! Dokter Sarankan Pakai Kacamata Hitam Demi Cegah Katarak

2 bulan lalu

Lasik Tidak Menyebabkan Katarak, Ini Penjelasan Dokter Mata

3 jam lalu

Bakom Bantah Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN gegara Tekanan Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal