Banner Film Aku Harus Mati Berisiko Picu Pikiran Negatif Anak dan Remaja, IDAI Kasih Paham!

Muhammad Sukardi
Dokter Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, menilai banner film Aku Harus Mati sampah, karena berbahaya bagi mental anak dan remaja. (Foto: Instagram)

Rentan Disalahartikan Anak dan Remaja

Anak dan remaja merupakan kelompok usia yang masih dalam tahap perkembangan emosional. Mereka cenderung lebih mudah menyerap dan menafsirkan pesan secara langsung, tanpa filter yang matang.

Ketika anak yang sedang mengalami tekanan membaca kalimat seperti 'aku harus mati', hal itu berisiko memicu pikiran negatif, bahkan ke arah yang berbahaya. Apalagi jika tidak ada pendampingan dari orang tua atau lingkungan sekitar.

Karena itu, dr Piprim mendorong agar banner tersebut tidak dipasang di ruang publik yang mudah diakses anak dan remaja.

"Mohon dengan sangat, pak. Jangan dipasang di tempat umum yang mudah dibaca oleh anak dan remaja. Jika ada remaja terinspirasi bunuh diri setelah membaca ini, bapak bisa disalahkan juga, karena membiarkan banner seperti ini bebas terpasang di negara Indonesia," ujarnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Ketua IDAI Murka! Banner Film Aku Harus Mati Dinilai Berbahaya bagi Anak

Megapolitan
11 jam lalu

Iklan Film Aku Harus Mati Dicopot karena Terlalu Seram, Pramono Larang Muncul Lagi

Megapolitan
17 jam lalu

Dinilai Terlalu Seram, Iklan Film Horor Ini Dicopot Pemprov Jakarta

Nasional
10 jam lalu

Panas! PDSKJI Marah Besar soal Banner Film Aku Harus Mati yang Viral

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal