Apa Itu Infeksi Askariasis, Penyakit Bocah Sukabumi yang Tubuhnya Dipenuhi Cacing? 

Muhammad Sukardi
Ilustrasi infeksi askariasis yang dialami anak-anak. (Foto: Ilustrasi AI)

Gejala Infeksi Askariasis

Sebagian besar infeksi askariasis ringan atau ringan tanpa gejala apa pun. Tapi, jika banyak cacing atau jumlah infeksi besar, gejala yang muncul:

Fase paru (migrasi larva):

- Batuk
- Mengi
- Sesak napas
- Demam
- Batuk berdarah (hemoptisis) 
- Dapat terjadi sindrom Loeffler (pneumonia eosinofilik) 

Fase gastrointestinal (cacing dewasa):

- Nyeri perut
- Mual
- Muntah
- Diare atau konstipasi
- Kehilangan nafsu makan
- Penurunan berat badan
- Kelelahan
- Terkadang cacing terlihat di feses atau muntahan 

Komplikasi

- Obstruksi usus: banyak cacing dapat menyumbat usus, bahkan menyebabkan perforasi 
- Jika cacing masuk ke saluran hepatobilier atau pankreas, dapat memicu radang gallbladder, pankreas, atau saluran empedu (cholangitis, pancreatitis)
- Malnutrisi dan gangguan tumbuh terutama pada anak-anak 
- Kasus fatal langka, seperti torsio usus akibat beban cacing sangat berat 

Jadi, itu dia informasi mengenai infeksi askariasis atau infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang seperti dialami Raya, bocah empat tahun asal Sukabumi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyebab Kematian Bocah di Sukabumi yang Tubuhnya Dipenuhi Cacing Terungkap!

57 tahun lalu

Sedih, Begini Perjuangan Relawan Selamatkan Balita di Sukabumi yang Tewas Dipenuhi Cacing

57 tahun lalu

Eks Direktur WHO Soroti Kematian Bocah Sukabumi dengan Banyak Cacing di Tubuhnya

57 tahun lalu

Jerawat Tak Kunjung Hilang? Dokter Ungkap Masalahnya Bisa dari Usus!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal