Apa Itu Infeksi Askariasis, Penyakit Bocah Sukabumi yang Tubuhnya Dipenuhi Cacing? 

Muhammad Sukardi
Ilustrasi infeksi askariasis yang dialami anak-anak. (Foto: Ilustrasi AI)

Bagaimana Cacing Bisa Hidup di  Tubuh Manusia? 

Individu yang terinfeksi askariasis umumnya menelan telur cacing melalui makanan, air, atau sayur dan buah yang terkontaminasi. Penyakit ini juga bisa masuk ke tubuh lewat tangan yang terkontaminasi setelah menyentuh tanah. 

Kemudian, telur menetas di usus, menghasilkan larva. Larva menembus dinding usus, masuk ke sirkulasi darah atau limfa, dan bisa ke paru-paru dalam 1-2 minggu. 

"Di paru-paru, larva dapat menyebabkan gejala pernapasan, kemudian naik ke tenggorokan dan tertelan kembali," ungkap Cleveland Clinic.

Larva kembali ke usus kecil dan berkembang menjadi cacing dewasa yang bisa bertahan hidup hingga 1-2 tahun. Cacing betina menghasilkan hingga lebih kurang 200.000 telur per hari yang dikeluarkan lewat feses. 

"Siklus ini bisa berlangsung 2-3 bulan dari telur sampai cacing dewasa," ungkap NCBI. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyebab Kematian Bocah di Sukabumi yang Tubuhnya Dipenuhi Cacing Terungkap!

57 tahun lalu

Sedih, Begini Perjuangan Relawan Selamatkan Balita di Sukabumi yang Tewas Dipenuhi Cacing

57 tahun lalu

Eks Direktur WHO Soroti Kematian Bocah Sukabumi dengan Banyak Cacing di Tubuhnya

57 tahun lalu

Jerawat Tak Kunjung Hilang? Dokter Ungkap Masalahnya Bisa dari Usus!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal