Alasan Gelombang Panas Bisa Sebabkan Kematian, Gak Sekadar Bikin Gerah!

Muhammad Sukardi
Gelombang panas bisa menyebabkan kematian. (Foto: Freepik)

"Tubuh manusia menjaga suhu inti sekitar 36,5–37,5°C. Saat suhu lingkungan sangat tinggi, kemampuan tubuh untuk mendinginkan diri (melalui keringat dan evaporasi) menurun drastis," ungkap laporan WHO, dikutip Selasa (1/7/2025).

Penurunan suhu tubuh yang drastis itu menyebabkan dehidrasi, lemas, mual, pusing, hingga kerusakan otak bahkan kematian jika tidak segera ditangani.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melanjutkan, gelombang panas juga berisiko menyebabkan kerusakan organ internal dan otak.

Ini terjadi karena ketika tubuh terlalu panas, protein dalam sel mulai rusak dan ini menyebabkan peradangan sistemik dan kegagalan organ multipel.

Lebih lanjut, gelombang panas juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Ini terjadi akibat panas ekstrem membuat jantung bekerja lebih keras untuk mendinginkan tubuh melalui peningkatan aliran darah ke kulit.

"Kondisi demikian menambah beban pada jantung, terutama pada lansia atau penderita penyakit jantung," papar British Medical Journal (BMJ).

Jadi, itu dia penjelasan kenapa gelombang panas dapat menyebabkan kematian. Ternyata, cuaca super panas tidak hanya menyebabkan tubuh gerah, ya. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Orang Italia Meninggal Dunia akibat Gelombang Panas di Eropa

57 tahun lalu

Anomali Cuaca di Malang Raya, Hujan Deras dan Angin Kencang Terjadi di Musim Kemarau

57 tahun lalu

Cuaca di Makkah Panas Ekstrem, Kemenag Ingatkan Jemaah Batasi Umrah Sunnah

57 tahun lalu

5 Tips Atasi Cuaca Ekstrem 42 Derajat Celsius di Mekkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal