3. Teh Jahe
Teh jahe dikenal baik untuk sistem pencernaan. Minuman ini dapat membantu meningkatkan laju metabolisme serta mengurangi rasa kembung setelah makan.
Mengonsumsi teh jahe hangat sebelum atau sesudah makan bisa membantu kenyamanan perut. Kondisi pencernaan yang lebih baik dapat mendukung perjalanan penurunan berat badan.
4. Teh Peppermint
Teh peppermint tidak secara langsung membakar lemak, namun membantu menenangkan sistem pencernaan. Minuman ini juga dapat mengurangi perut kembung dan membantu mengontrol keinginan ngemil.
Dikonsumsi setelah makan atau pada sore hari, teh peppermint bisa menjadi pilihan sehat untuk menggantikan camilan manis yang berpotensi menggagalkan target kalori.
5. Teh Oolong
Teh oolong berada di antara teh hijau dan teh hitam dari sisi proses pengolahan. Kandungan polifenol dan kafein di dalamnya membantu meningkatkan oksidasi lemak serta penggunaan lemak sebagai sumber energi.
Rasanya yang kompleks membuat teh oolong digemari banyak orang. Selain nikmat, manfaat kesehatannya juga cukup beragam.
6. Teh Putih
Teh putih minim proses pengolahan sehingga kaya antioksidan. Kandungannya diperkirakan membantu mencegah pembentukan sel lemak baru serta mempercepat pemecahan lemak yang sudah tersimpan.
Rasa teh putih cenderung ringan dan lembut. Minuman ini cocok dikonsumsi kapan saja sebagai bagian dari strategi diet sehat.
Meski 6 jenis teh bisa bantu turunkan berat badan, para ahli menegaskan bahwa teh bukan pengganti pola makan sehat dan olahraga teratur. Manfaatnya akan terasa optimal jika diimbangi dengan asupan gizi seimbang dan aktivitas fisik rutin.
Menjadikan teh sebagai bagian dari gaya hidup sehat, upaya mengatur berat badan dapat berjalan lebih konsisten dan berkelanjutan.