FIFA Setujui Pemindahan Markas Timnas Iran ke Tijuana Meksiko
JAKARTA, iNews.id - Tim nasional Iran dipastikan akan bermarkas di Meksiko selama gelaran Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil setelah Amerika Serikat menolak memberikan izin tinggal bagi skuad Iran akibat ketegangan politik yang terus memanas di antara kedua negara.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengonfirmasi bahwa negaranya siap menampung tim tersebut demi kelancaran turnamen. Keputusan relokasi ini juga telah disetujui oleh FIFA setelah adanya pengajuan resmi dari Federasi Sepak Bola Iran.
Iran sendiri berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup A kualifikasi Asia dan kini tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Sejak awal, keikutsertaan Iran memang memicu kontroversi karena memburuknya hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat yang bertindak sebagai salah satu tuan rumah.
Situasi semakin rumit karena adanya kebijakan larangan perjalanan dari era Donald Trump yang sempat menyatakan bahwa demi keselamatan, para pemain Iran sebaiknya tidak datang ke Amerika Serikat.
Awalnya, Iran dijadwalkan menetap di Tucson, Arizona, karena seluruh pertandingan Grup G akan dimainkan di wilayah Amerika Serikat. Namun, rencana tersebut berubah total setelah Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, bernegosiasi dengan Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom.
FIFA akhirnya menyetujui pemindahan markas ke Centro Xoloitzcuintle di Tijuana, Meksiko, dan timnas Iran rencananya akan bermobilisasi menggunakan maskapai Iran Air.