Akademisi Wanti-Wanti Indonesia Rentan dengan Ancaman Digital di 2025

Binti Mufarida
Akademisi Henri Subiakto (foto: iNews)

Dia menyerukan agar pemerintah dan masyarakat mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap isu-isu digital ini daripada terus terjebak dalam diskusi politik yang tidak produktif.

Henri mengaku, banyak bertemu orang-orang yang menjadi korban penipuan online.

“Yang namanya judi online, itu juga terjadi 2024. Penipuan online, apakah sekarang tidak terjadi? Saya berkali-kali ketemu orang dan saya harus menjelaskan tentang penipuan online, itu juga terjadi 2024. Mengenai pornografi terjadi, banyak sekali persoalan-persoalan yang sekarang ada di depan kita. Tapi kita sibuk dengan hal yang tidak selesai-selesai,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
9 jam lalu

Menkomdigi: PP Tunas untuk Bantu Orang Tua Bukan Gantikan Peran Mengawasi Anak di Ruang Digital

6 hari lalu

Cegah Febrie Adriansyah Lolos, MAKI bakal Ajukan Praperadilan soal Penyerahan Kasus ke Kejagung

6 hari lalu

Pitra Romadoni Sentil Febrie Adriansyah: Telah Khianati Prabowo dan Rakyat

6 hari lalu

Pengamat ISESS soal Kasus Febrie Adriansyah: Sapu Kotor Tak Bisa Bersihkan Korupsi

6 hari lalu

Said Didu Berharap Kasus Febrie Adriansyah Tak Padamkan Semangat Pemberantasan Korupsi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal