Usulan Gerbong Wanita Dipindah Picu Polemik, Menteri PPPA Akhirnya Minta Maaf

iNews TV
Menteri PPPA Arifah Fauzi minta maaf usai usulan gerbong wanita KRL dipindah ke tengah menuai polemik pascakecelakaan di Bekasi Timur. (Foto: iNews TV)

"Saat ini, prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik kepada seluruh korban, baik yang meninggal dunia, maupun yang mengalami luka-luka," jelas dia.

Sebelumnya, Arifah mengusulkan perubahan posisi gerbong wanita saat menjenguk korban di RSUD Bekasi pada Selasa (28/4).

"Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," ujar dia kepada wartawan.

Polemik ini menyoroti pentingnya kehati-hatian pejabat publik saat menyampaikan pernyataan di tengah situasi sensitif. Pemerintah kini fokus pada pemulihan korban sambil meredam dampak dari pernyataan tersebut.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TASPEN Salurkan Manfaat bagi Nakes RSCM, Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

57 tahun lalu

Menteri PPPA di Women’s Inspiration Awards 2026: Perempuan Penentu Masa Depan Bangsa!

57 tahun lalu

Buntut Kecelakaan Kereta, Wali Kota Bekasi Tempatkan Petugas Dishub di Pelintasan Sebidang

57 tahun lalu

Perindo Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Transportasi usai Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

57 tahun lalu

KNKT Selidiki Persinyalan Kereta Api Imbas Kecelakaan di Bekasi, Cari Kelemahan Sistem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal