Usulan Gerbong Wanita Dipindah Picu Polemik, Menteri PPPA Akhirnya Minta Maaf

iNews TV
Menteri PPPA Arifah Fauzi minta maaf usai usulan gerbong wanita KRL dipindah ke tengah menuai polemik pascakecelakaan di Bekasi Timur. (Foto: iNews TV)

Usulan Gerbong Wanita Picu Sorotan

Pernyataan Arifah sebelumnya muncul setelah kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Dalam insiden tersebut, gerbong perempuan KRL ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek.

Usulan memindahkan gerbong wanita ke bagian tengah langsung menjadi sorotan publik. Banyak pihak menilai pernyataan itu tidak tepat disampaikan di tengah situasi duka.

Arifah menegaskan tidak ada niat membandingkan keselamatan antara perempuan dan laki-laki. Dia menyebut keselamatan semua penumpang harus menjadi prioritas utama.

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," jelas dia.

Dia juga menekankan fokus pemerintah saat ini tertuju pada penanganan korban kecelakaan. Upaya tersebut mencakup korban meninggal dunia maupun yang mengalami luka.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TASPEN Salurkan Manfaat bagi Nakes RSCM, Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

57 tahun lalu

Menteri PPPA di Women’s Inspiration Awards 2026: Perempuan Penentu Masa Depan Bangsa!

57 tahun lalu

Buntut Kecelakaan Kereta, Wali Kota Bekasi Tempatkan Petugas Dishub di Pelintasan Sebidang

57 tahun lalu

Perindo Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Transportasi usai Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

57 tahun lalu

KNKT Selidiki Persinyalan Kereta Api Imbas Kecelakaan di Bekasi, Cari Kelemahan Sistem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal