Sekjen PNI Marhaenisme Sebut Jokowi Sosok Preman Politik, Ini Penjelasannya

Aditya Pratama
Sekjen PNI Marhaenisme Ibnu Prakoso dalam program Interupsi bertajuk "Jokowi Siap Kembali ke Politik" yang disiarkan iNews, Kamis (15/5/2025). (Foto: Tangkapan Layar)

Dia menjelaskan, maksud dari istilah preman politik dilihat dari perilaku politik dan pikiran politik. Dia mencontohkan sosok Presiden Pertama RI Soekarno yang mempunyai pemikiran politik pada tahun 1960 dengan memperkenalkan Pancasila di Forum PBB.

"Saya kasih contoh Bung Karno, dia mempunyai pemikiran politik tahun '60 berdiri di depan PBB memperkenalkan apa yang namanya Pancasila itu pemikiran politik. Kalau Jokowi yang saya soroti selaku Sekjen PNI adalah, perilaku politiknya tidak benar makanya takut, hanya PSI yang berani," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kubu Roy Suryo Klaim Kasus Ijazah Jokowi Sudah Gugur, Sebut Tak Layak Disidangkan

57 tahun lalu

Komisi II DPR bakal Kunjungi Seluruh Parpol, Jaring Aspirasi RUU Pemilu

57 tahun lalu

Jelang Kunjungan Megawati, Elite PDIP Temui Sejumlah Pimpinan Parpol Timor Leste

57 tahun lalu

Jokowi Sebut Nadiem Makarim Sosok yang Baik

57 tahun lalu

Kasusnya Segera Disidang, Roy Suryo: Polda Metro Kayaknya Didorong Termul yang Ngamuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal