Bendungan tersebut memiliki kapasitas tampung sekitar 9,91 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 46 hektare. Keberadaannya akan mengairi sekitar 1.559 hektare lahan pertanian, menyediakan air baku bagi masyarakat, serta mendukung pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung dengan kapasitas sekitar 10 megawatt.
Pemerintah memproyeksikan Bendungan Meninting mampu meningkatkan indeks pertanaman dari 280 persen menjadi 300 persen. Produksi gabah diperkirakan bertambah hingga 420.000 ton setiap musim tanam dengan potensi nilai ekonomi sekitar Rp4,6 triliun per tahun.
Selain berfungsi sebagai infrastruktur sumber daya air, Bendungan Meninting juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata air serta mendukung kebutuhan air bersih bagi kawasan pariwisata di Lombok.
Lima bendungan yang diresmikan Presiden Prabowo meliputi: