Ngaku Disekap 2,5 Tahun oleh Oknum Aparat, Perempuan Ini Lapor ke Bareskrim

iNews TV
Seorang perempuan melapor ke Bareskrim Polri mengaku disekap, dianiaya, dan dipaksa meracik sabu oleh oknum aparat selama sekitar 2,5 tahun. Foto iNews TV

"Jadi tadi ada sekitar 20 pertanyaan dari kita, datang dari jam setengah dua sampai jam tujuh. Dan sekarang kita lanjutkan untuk melakukan visum et repertum di Rumah Sakit Polri Kramat Jati," ujarnya.

Raden menjelaskan, korban awalnya berkenalan dengan terduga pelaku. Dalam perjalanannya, korban mengaku dicekoki narkotika jenis sabu hingga akhirnya menjalin hubungan dengan oknum tersebut.

Selama hubungan berlangsung, korban mengaku mengalami penganiayaan, penyekapan, ancaman, serta dugaan kekerasan seksual. Korban juga mengaku dipaksa meracik sabu dan pernah disiram cairan yang diduga air keras.

"Sepanjang itu korban juga dianiaya, disekap, diancam, dan ada perlakuan seks menyimpang, dan kita tidak perlu sebutkan karena itu asusila, ada banyaklah di situ, dan juga terakhir itu korban dipaksa membuat sabu sendiri dan ada suatu hal, disiram oleh yang diduga air keras," ungkap Raden.

Ia menambahkan, korban dan terduga pelaku sempat menikah. Namun belakangan korban baru mengetahui bahwa pria tersebut ternyata telah memiliki istri yang sah.

"Pelaku ini memang menikahi korban setelah dicekoki terus oleh narkoba tersebut. Setelah itu baru korban tahu bahwa terduga pelaku sudah punya istri," katanya.

Menurut Raden, rangkaian dugaan tindak pidana itu terjadi sejak 2023 hingga 2025. Peristiwa yang paling berat disebut terjadi pada September 2025, ketika korban mengalami kekerasan hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit.

"Jadi memang kejadian itu dimulai dari tahun 2023. Yang terakhir yang paling parah itu di tahun 2025 bulan September. Itu yang paling parah," tuturnya.

Ia menambahkan, setelah korban dibawa ke rumah sakit, terduga pelaku disebut meninggalkannya tanpa memberikan pertanggungjawaban.

"Korban dibawa ke rumah sakit tapi memang si terduga pelaku ini memang tidak bertanggung jawab, ditinggal begitu saja di situ," pungkasnya.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Berbuntut Panjang! 3 Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Pemilik Percetakan ke Polisi

57 tahun lalu

Menkomdigi Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Minta Masyarakat Bijak Main Medsos

57 tahun lalu

Prabowo Soroti Kasus Penyekapan Buruh di Senen, Said Iqbal Ungkap Arahan dari Presiden

57 tahun lalu

Polda Metro Usut Penyekapan 3 Karyawan Percetakan di Jakpus, Diduga Ada Korban Lain

57 tahun lalu

3 Karyawan Percetakan Disekap di Jakpus Dituduh Mencuri, Polisi: Modus Pelaku Peras Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal