Memanas! Dirut BPJS Kesehatan Tantang Anggota DPR saat Ditanya soal Data PBI Dinonaktifkan

iNews TV
Achmad Al Fiqri
Raker DPR memanas saat Dirut BPJS Ali Ghufron dan anggota Komisi IX DPR berdebat soal data PBI JK. (Foto: iNews TV)

JAKARTA, iNews.id - Perdebatan antara Direktur Utama BPJS KesehatanAli Ghufron Mukti dan anggota Komisi IX DPR Zainul Munasichin memanas dalam rapat kerja (raker) Rabu (11/2/2026). Ghufron bahkan menyatakan siap menggaji Zainul jika mampu merapikan data peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dalam waktu singkat.

Perdebatan bermula ketika Zainul menilai BPJS Kesehatan kurang proaktif dalam mengantisipasi dampak penonaktifan peserta PBI JK, khususnya pasien dengan penyakit berat. Dia mempertanyakan kemampuan BPJS memilah data peserta yang mengidap penyakit kronis.

"Maksud saya gini Bro, ketika Bapak terima itu kan Bapak punya data kan, pasien JKN atau BPJS itu yang masuk kategori penyakit-penyakit berat itu disampaikan Kemensos atau Kemenkes, bahwa ini jangan dinonaktifkan," ujar Zainul kepada Ghufron dikutip dari tayangan iNews TV, Jumat (13/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, Ghufron menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak mengetahui secara detail data yang diserahkan Kementerian Sosial (Kemensos). Menurut dia, Kemensos hanya menyerahkan data 11 juta peserta PBI JK yang dinonaktifkan.

Dia juga menyebut data tersebut baru diterima pada 27 Januari 2026. Padahal, kebijakan penonaktifan PBI JK mulai berlaku pada 1 Februari 2026.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dirut BPJS Debat dengan Anggota DPR soal Data PBI: Kalau Bapak Bisa Kerja, Saya Gaji!

57 tahun lalu

Miris, 1.824 Orang Kaya Masih Terima BPJS Kesehatan PBI

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 10 Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan 2026-2031, Nomor 5 Artis Lawas

57 tahun lalu

BPJS PBI Dinonaktifkan, Begini Cara Pengajuan agar Terdaftar Kembali

57 tahun lalu

Bungkus Rokok Diseragamkan Dinilai Tak Akan Efektif, Pengamat Usul Perokok Tak Ditanggung BPJS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal