Dengan total 27.820 unit pelayanan yang saat ini sudah beroperasi di berbagai wilayah, penghentian insentif selama 18 hari masa libur sekolah ini diperkirakan mampu menghemat anggaran negara dalam jumlah yang sangat besar. Agustina mencatat bahwa efisiensi dana dari penghentian sementara insentif ini bisa mencapai angka sekitar tiga triliun rupiah lebih, yang dinilai sebagai angka yang sangat lumayan untuk efisiensi anggaran program.