TEHERAN, iNews.id - Iran mengklaim berhasil menghancurkan 16 jet tempur dan 150 drone milik Amerika Serikat dalam eskalasi terbaru konflik di kawasan Teluk. Klaim itu disampaikan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersamaan dengan rilis rekaman operasi militer yang disebut menampilkan pencegatan jet tempur F-35 dan penembakan drone MQ-9 milik AS.
IRGC menyebut sebuah jet tempur siluman F-35 terdeteksi memasuki wilayah operasi pada pukul 03.00 dini hari, 25 Mei 2026. Menurut Iran, pesawat tersebut langsung berbalik arah setelah sistem pertahanan udara mereka melakukan penguncian rudal.
Selain menghadang F-35, IRGC juga mengklaim sukses menembak jatuh drone pengintai MQ-9 milik Amerika Serikat pada malam yang sama. Dalam rekaman yang dirilis, terlihat objek bercahaya di langit diikuti kilatan cahaya sebelum satu objek lain tampak terkena serangan.