Gencatan Senjata di Ujung Tanduk! Iran Tolak Negosiasi Baru dengan AS, Perang Siap Berlanjut

Anton Suhartono
Iran menolak negosiasi tahap dua dengan AS di tengah gencatan senjata yang hampir berakhir, memicu kekhawatiran konflik kembali memanas. Foto iNews TV

TEHERAN, iNews.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan penolakan terhadap rencana perundingan damai tahap kedua. Sikap ini memicu kekhawatiran konflik akan kembali memanas.

Pezeshkian menilai langkah AS selama ini tidak menunjukkan itikad baik. Ia menegaskan Iran tidak akan melanjutkan negosiasi selama tekanan, termasuk pemblokiran kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran, masih berlangsung.

“Menghormati komitmen adalah dasar dari dialog yang bermakna,” tulis Pezeshkian melalui akun media sosial X, Selasa (21/4/2026).

Ia juga menyinggung pengalaman pahit dalam perundingan sebelumnya, yang menurutnya berujung pada pengkhianatan dari pihak AS. Hal ini memperkuat ketidakpercayaan mendalam Teheran terhadap Washington.

“Rakyat Iran tidak akan tunduk terhadap tekanan dan kekerasan,” tegasnya.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan optimisme bahwa dialog masih bisa dilanjutkan. Ia mengungkapkan delegasi yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance dijadwalkan bergerak untuk membahas kelanjutan perundingan.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Negosiasi Alot, Trump Mungkin Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

Internasional
4 hari lalu

Presiden Pezeshkian: Iran Tak Akan Pernah Tunduk kepada AS

Internasional
6 jam lalu

Tak Nyangka, Presiden Iran Pezeshkian Ternyata Dokter Bedah Jantung kini Ikut Merawat Mojtaba

Internasional
7 jam lalu

Menhan Israel Sesumbar Hancurkan Iran sampai Kembali ke Zaman Batu, Incar Mojtaba 

Internasional
8 jam lalu

Iran Sebut AS-Israel Gagal Hancurkan Sebagian Besar Persediaan Rudal, Siap Perang Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal