Namun, laporan terbaru menyebutkan keberangkatan delegasi tersebut belum terealisasi, menambah ketidakpastian situasi.
Sementara itu, masa gencatan senjata selama dua pekan antara kedua negara juga berada di ujung waktu. Pemerintah AS disebut tengah mempertimbangkan opsi perpanjangan guna membuka ruang diplomasi.
Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyatakan perpanjangan gencatan senjata menjadi salah satu opsi yang sedang dikaji. Meski demikian, dengan sikap keras dari Iran, peluang perundingan tahap kedua kini kian diragukan.
Situasi ini menempatkan hubungan kedua negara pada titik kritis, dengan risiko eskalasi konflik yang semakin terbuka jika jalur diplomasi benar-benar buntu.