Fantastis! Wamen Imipas Silmy Karim Diduga Kantongi Rp100 Juta Setiap Pekan dari Pemerasan WNA

iNews TV
KPK mengungkap Silmy Karim diduga menerima jatah Rp100 juta per pekan dari pemerasan WNA. Dana dibagikan dengan kode khusus dan dipakai untuk aset. Foto iNews TV

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran dana fantastis dalam kasus pemerasan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) yang menjerat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim. KPK menyebut Silmy diduga menerima jatah rutin sebesar Rp100 juta setiap pekan dari praktik ilegal tersebut.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan, dana yang diterima berasal dari hasil pemerasan terhadap WNA dan biro jasa yang mengurus dokumen keimigrasian. Uang itu kemudian dibagikan secara berkala kepada sejumlah oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kementerian Imipas.

“Uang tersebut kemudian dibagikan kepada para oknum di Dirjen Imipas/Kementerian Imipas setiap pekan pada hari Jumat, salah satunya SK yang menerima jatah rutin sebesar Rp100 juta per minggu,” kata Setyo dalam konferensi pers, Kamis (4/6/2026).

Untuk menyamarkan praktik pembagian uang haram tersebut, para pelaku diduga menggunakan berbagai kode khusus. Salah satu kode yang dipakai adalah istilah "malaikat" yang merujuk kepada pejabat tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi maupun Kementerian Imipas.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Bongkar Modus Cuci Uang Haram Wamen Silmy, Gunakan Kode Malaikat hingga Bisnis Towing

57 tahun lalu

Pakai Kode Malaikat untuk Setor Uang Haram, Wamen Imipas Silmy Karim Jadi Tersangka KPK!

57 tahun lalu

Kursi Wamen Imipas Belum Diisi usai Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Kata Istana

57 tahun lalu

KPK Geledah Rumah Eks Wamen Imipas Silmy Karim

57 tahun lalu

DPR bakal Panggil Kementerian Imipas usai Silmy Karim Cs Jadi Tersangka Pemerasan WNA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal