Menurutnya, dia membawa data tentang rapat yang pernah dilakukannya dahulu. Hanya saja, dia tak merincikan rapat apa saja yang diikutinya dan dibawa olehnya tersebut.
"Data yang kami bawa itu adalah data rapat.Kalau diminta akan kita kasih," timpal Ahok.
Saat ini Kejaksaan Agung sedang menyelidiki dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina, termasuk sub-holding serta kontraktor kontrak kerja sama pada periode 2018-2023.
Hingga kini, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Dari jumlah itu, enam di antaranya merupakan petinggi sub-holding PT Pertamina, sementara tiga lainnya berasal dari pihak swasta.