Begini Kondisi Ratusan Aktivis Global Sumud Flotilla Setelah Disiksa dan Diintimidasi Pasukan Israel

iNews TV
Aktivis GSF ditahan Israel diduga disiksa dengan setrum dan kekerasan fisik. Puluhan korban mengalami patah tulang rusuk. Foto iNews TV

Tim hukum Adalah juga mengaku telah mengumpulkan kesaksian dan bukti terkait dugaan penggunaan setrum listrik berulang kali terhadap para aktivis. Selain itu, mereka mendokumentasikan perlakuan kasar saat para tahanan dipindahkan menuju Pelabuhan Ashdod.

Dalam proses pemindahan, para aktivis disebut dipaksa berjalan sambil membungkuk dan berlutut dalam waktu lama dalam posisi yang menyakitkan serta dianggap merendahkan martabat manusia.

Tak hanya itu, sejumlah aktivis Muslimah dilaporkan dipaksa melepas jilbab selama masa penahanan.

Para aktivis dijadwalkan menjalani pemeriksaan status penahanan pada Kamis (21/5/2026) sebelum nantinya dipulangkan ke negara masing-masing.

Sebelumnya, kontroversi juga muncul setelah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengunggah video yang memperlihatkan para aktivis GSF berlutut dengan tangan terikat di belakang sambil diperdengarkan lagu kebangsaan Israel.

Global Sumud Flotilla merupakan misi kemanusiaan internasional yang bertujuan mengirim bantuan ke Gaza. Sebelum insiden terbaru ini, armada GSF gelombang pertama juga sempat diserang militer Israel di dekat Pulau Kreta, Yunani, pada akhir April lalu.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

RI Kutuk Perlakuan Tak Manusiawi Aktivis GSF oleh Israel!

Buletin
16 jam lalu

Menteri Israel Unggah Video Aktivis GSF Berlutut dan Tangan Terikat, Netanyahu Murka: Langgar Norma Israel

Nasional
7 jam lalu

9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Menlu Sebut Pakai Berbagai Jalur Diplomatik

Nasional
8 jam lalu

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Segera Pulang ke RI

Nasional
9 jam lalu

WNI Dilaporkan Disiksa Aparat Israel, Kemlu Koordinasi dengan Global Sumut Flotilla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal