Unicorn Diserbu Investor, Menkeu Sebut karena Incar Data Konsumen

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pada era revolusi industri 4.0, bisnis sudah berbasis customer centric di mana semua terpusat pada pelanggan. Hal ini membuat data pelanggan sangat penting dimiliki oleh perusahaan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, data-data aktivitas customer menjadi tambang baru bagi sebuah perusahaan. Pasalnya, dari data ini perusahaan bisa mengetahui apa saja minat hingga kebiasaan pelanggan dalam konsumsi.

Data menjadi jalan pintas bagi pebisnis untuk mendapatkan feedback yang akurat dari pelanggan tanpa perlu melakukan survei. Sebab, melalui transaksi online semuanya bisa terekam dengan baik.

"Ini kenapa data is a new mining, jadi tambang baru. Kalau dulu tambang emas, timah, batu bara, berlian, sekarang siapa manusia terkaya semuanya has nothing to do with resources tapi something to do with data and techno," ujarnya di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Senin (25/2/2019).

Kendati demikian, data sama seperti tambang komoditas yang tidak akan bisa dimanfaatkan jika tidak dieksplorasi dengan baik. Oleh karenanya, pelaku bisnis harus cermat mengelola dan menganalisis data tersebut agar dapat melakukan langkah bisnis yang tepat sasaran.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

57 tahun lalu

Purbaya Tegas Tolak Tax Amnesty Lagi: Kalau Ada, Berarti Saya Dipecat!

57 tahun lalu

Kemenkeu Tepis Isu Purbaya Tumbang hingga Dirawat di RS: Pak Menteri Sehat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal