The Fed Pangkas Suku Bunga 0,25 Persen, Ini Alasannya

Anggie Ariesta
The Fed pangkas suku bunga 25 bps (foto: ist)

Meskipun hasil dari pemerintahan Trump kedua tidak diharapkan memengaruhi lintasan penurunan suku bunga tahun ini, langkah-langkah kebijakan potensial presiden terpilih termasuk tarif yang lebih tinggi, pemotongan pajak, dan undang-undang imigrasi yang lebih ketat, diharapkan akan mendorong The Fed untuk memperlambat laju penurunan suku bunga di tengah ketidakpastian kebijakan dan inflasi yang lebih tinggi. 

“Dampak inflasi yang dihasilkan [dari masa jabatan presiden Trump kedua] kemungkinan akan berarti Fed membutuhkan waktu lebih lama untuk mengembalikan kebijakan ke suku bunga netralnya, dengan ketidakpastian kebijakan yang lebih besar menyebabkan Fed melakukan normalisasi dengan lebih hati-hati," kata Oxford Economics dalam catatan baru-baru ini.

Pasar sekarang memperkirakan bahwa The Fed kemungkinan akan mengakhiri penurunan suku bunga setelah memberikan dua penurunan suku bunga 25 bps lagi pada paruh pertama tahun 2025, sehingga suku bunga menjadi Kisaran 3,75-4 persen.

Sebelum hasil pemilu, pasar memperkirakan penurunan suku bunga sekitar 190 basis poin pada akhir tahun depan.

"Kami pikir komentar Powell secara umum bersifat dovish, dan ia memberikan beberapa indikasi bahwa penurunan suku bunga pada bulan Desember tetap menjadi dasar pertimbangannya," kata Aditya Bhave, Ekonom AS di BofA, pada hari Kamis.  

“Mengingat bahwa bauran kebijakan tidak akan berubah untuk sementara waktu, kami tetap yakin dengan seruan kami untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin lagi pada bulan Desember," ucap Bhave.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Serang Iran Habis-habisan jika Terus Ulur Waktu Sepakati Perdamaian

57 tahun lalu

Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

57 tahun lalu

Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

57 tahun lalu

Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal