Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

The Fed Pangkas Suku Bunga 0,25 Persen, Ini Alasannya

Jumat, 08 November 2024 - 07:33:00 WIB
The Fed Pangkas Suku Bunga 0,25 Persen, Ini Alasannya
The Fed pangkas suku bunga 25 bps (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

“Pasar tenaga kerja bukanlah sumber tekanan inflasi yang signifikan," tutur dia.

Pengukuran pengeluaran konsumsi pribadi inti, atau indeks PCE inti, yang merupakan pengukur inflasi pilihan Fed, menunjukkan inflasi pada bulan September sebesar 2,7 persen, tidak berubah dari bulan sebelumnya, tetapi sedikit di atas perkiraan ekonom sebesar 2,6 persen.

Terlalu dini untuk menilai dampak ekonomi masa depan dari masa jabatan kedua Trump sebagai presiden. Keputusan The Fed muncul di tengah pergeseran politik besar karena Donald Trump sekarang menjadi presiden terpilih setelah kemenangan pemilihan yang menentukan.

Powell mengatakan, bagaimana pun, dalam waktu dekat, pemilihan ‘tidak akan berdampak pada keputusan kebijakan kami’.

"Kami tidak tahu apa dampaknya terhadap perekonomian, khususnya, apakah dan sejauh mana kebijakan tersebut akan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan, variabel, lapangan kerja maksimum, dan stabilitas harga," tambah kepala The Fed tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut