The Fed Pangkas Suku Bunga 0,25 Persen, Ini Alasannya

Anggie Ariesta
The Fed pangkas suku bunga 25 bps (foto: ist)

“Pasar tenaga kerja bukanlah sumber tekanan inflasi yang signifikan," tutur dia.

Pengukuran pengeluaran konsumsi pribadi inti, atau indeks PCE inti, yang merupakan pengukur inflasi pilihan Fed, menunjukkan inflasi pada bulan September sebesar 2,7 persen, tidak berubah dari bulan sebelumnya, tetapi sedikit di atas perkiraan ekonom sebesar 2,6 persen.

Terlalu dini untuk menilai dampak ekonomi masa depan dari masa jabatan kedua Trump sebagai presiden. Keputusan The Fed muncul di tengah pergeseran politik besar karena Donald Trump sekarang menjadi presiden terpilih setelah kemenangan pemilihan yang menentukan.

Powell mengatakan, bagaimana pun, dalam waktu dekat, pemilihan ‘tidak akan berdampak pada keputusan kebijakan kami’.

"Kami tidak tahu apa dampaknya terhadap perekonomian, khususnya, apakah dan sejauh mana kebijakan tersebut akan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan, variabel, lapangan kerja maksimum, dan stabilitas harga," tambah kepala The Fed tersebut.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
14 jam lalu

Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?

15 jam lalu

Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli

17 jam lalu

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan

19 jam lalu

Mengapa Dolar Bertahan di Rp18.000?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal