Tekan Impor Metanol, Pembangunan Kawasan Industri Teluk Bintuni Dipacu

Isna Rifka Sri Rahayu
Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

"Sisa cadangan lahan digunakan untuk tahap tiga sebesar 176 mmcfd dari lapangan Genting dan potensi industri lain yang bisa dikembangkan," ucapnya.

Pemerintah mempersiapkan proyek industri ini dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (publik private partnership). Sementara untuk skema pembiayaannya akan didukung oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Proyek kawasan teluk bintuni merupakan proyek PSN (Proyek Strategis Nasional) yang tercantum dalam Perpres Nomor 3 Tahun 2016 beserta perubahannya," kata dia. 

Menurut dia, sejak tahun 1995, Indonesia tidak memiliki investasi yang besar di sektor petrokimia terutama di sisi hulu. Untuk itu, pemerintah berupaya membentuk kawasan industri petrokimia dan melakukan promosi di berbagai sektor terkait investasi di industri petrokimia hulu.

"Kami harap pemerintah dan swasta dapat bekerjasama dalam berikan dukungan infrastruktur yang memadai bagi pengembangan industri metanol di Teluk Bintuni yang kami harapkan dapat penuhi bahan baku metanol dalam negeri, menumbuhkan industri hilir, serta berikan niai tambah," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Redam Efek Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Purbaya Pastikan Insentif Motor Listrik Lanjut Tahun Ini, Sasar 6 Juta Unit

57 tahun lalu

Resmikan Pabrik Lotte Chemical Indonesia, Prabowo Kagumi Kerja Keras Bangsa Korea

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal