Sri Mulyani Terbitkan Aturan Baru soal Barang Kiriman, Begini Rinciannya

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Arif Julianto)

Rincian PMK Nomor 4 Tahun 2025 yakni adanya kebutuhan simplifikasi pungutan fiskal impor barang kiriman untuk mendukung proses bisnis barang kiriman yang membutuhkan kecepatan layanan; perlunya harmonisasi dengan ketentuan lain seperti ketentuan larangan dan/atau pembatasan (lartas) sebagaimana diatur pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024.

Lalu, perlunya memberikan fasilitas fiskal bagi jemaah haji yang waktu tunggunya sangat lama dan perlunya memberikan apresiasi bagi WNI yang mengharumkan nama bangsa melalui pemberian fasilitas fiskal atas barang kiriman hadiah perlombaan/penghargaan internasional; serta perlunya meningkatkan dukungan ekspor dengan membuka skema barang kiriman untuk kegiatan ekspor yang dilakukan perusahaan berfasilitas, dan dengan melakukan simplifikasi ketentuan konsolidasi barang kiriman ekspor.

Berdasarkan latar belakang tersebut, terdapat pokok-pokok perubahan yang diatur dalam PMK terbaru ini, meliputi:

1. Pendefinisian ulang barang kiriman yang berasal dari hasil perdagangan dan barang kiriman pribadi2. Pengaturan jangka waktu penyampaian consignment note (CN) apabila terdapat konfirmasi
3. Perubahan aturan terhadap barang kiriman yang menerapkan self assessment
4. Perubahan aturan bea masuk tambahan (BMT) impor melalui barang kiriman
5. Perubahan aturan pungutan untuk nonkomoditas tertentu
6. Perubahan tarif bea masuk terhadap komoditas tertentu yang sebelumnya dikenakan tarif MFN
7. Pengaturan khusus barang kiriman jemaah haji
8. Pengaturan khusus barang kiriman hadiah perlombaan/penghargaan internasional
9. Perubahan ketentuan ekspor barang kiriman.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
13 jam lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

7 hari lalu

Purbaya Bebas Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak

8 hari lalu

Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

10 hari lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal