Sri Mulyani Berduka, 39 Pegawai Kemenkeu Meninggal akibat Covid-19

Rina Anggraeni
Menkeu Sri Mulyani (Foto: Setkab)

JAKARTA, iNews.id - Pandemi Covid-19 telah menginfeksi ratusan ribu orang di Indonesia. Bahkan, jumlah korban yang meninggal akibat virus corona ini per 5 Januari mencapai 23.109 orang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, sebanyak 39 pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meninggal dunia akibat Covid-19. "Seluruh teman-teman di Kementerian Keuangan yang dalam menjalankan tugas sampai hari ini mereka juga sama seperti masyarakat Indonesia, juga menghadapi risiko Covid-19," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (6/1/2021).

Dia menuturkan, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di lingkungan Kemenkeu mencapai 1.171 kasus. Sementara itu, dari total 39 orang meninggal dunia itu, sebanyak 22 orang di antaranya merupakan pegawai di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

"Dalam situasi Covid, Kementerian Keuangan yang bekerja untuk menjaga keuangan negara juga menghadapi risiko nyata dari Covid tapi kita tetap menjalankan tugas," ujarnya.

Beberapa direktorat Kemenkeu yang paling rentan dengan Covid-19, lanjut dia, yakni DJP dan Bea dan Cukai yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kemudian, pegawai di Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Kekayaan Negara yang juga memiliki risiko bersentuhan langsung dengan virus tersebut.

Sementara itu, per 5 Januari 2021, kasus kumulatif Covid-19 di seluruh Indonesia mencapai 779,5 ribu kasus, dengan 23,1 ribu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan, jumlah kasus aktif mencapai 110,7 ribu dan jumlah pasien yang sembuh dari virus corona mencapai 645,7 ribu.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

57 tahun lalu

Purbaya Tegas Tolak Tax Amnesty Lagi: Kalau Ada, Berarti Saya Dipecat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal