Sinyal Pemangkasan Suku Bunga The Fed Makin Kuat, Berapa Besarannya?

Dinar Fitra Maghiszha
The Fed terus menjadi pusat perhatian investor global menjelang pengambilan kebijakan terkait suku bunga pada 18 September mendatang. (Foto: AP)

Pada waktu Indonesia, Senin (9/9/2024) pagi, indikator FedWatch dari CME Group menunjukkan peluang sebesar 69 persen bahwa The Fed akan memangkas 25 bps, sementara potensi penurunan 50 bps diapresiasi sebesar 31 persen.

Ekonom Nationwide, Kathy Bostjancic menilai The Fed berpeluang besar memotong seperempat poin lantaran penurunan data tenaga kerja masih belum begitu besar.

"Saya rasa belum cukup (data) bagi Fed untuk memulai siklus penurunan suku bunga dengan mengurangi 50 bps" kata Bostjancic dilansir dari Yahoo Finance, Senin (9/9/2024).

Dalam publikasi analis di MarketWatch, Minggu (8/9/2024) menyebut pemangkasan 50 bps bukanlah pertanda baik, karena dapat menghadirkan kekhawatiran baru terkait potensi resesi.

"Karena saya yakin pada titik itu orang-orang mulai memperkirakan resesi yang lebih besar," ucap Head of Investment Nationwide Financial, Chris Graham.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

57 tahun lalu

Inflasi Mei 2026 Capai 0,28%, Harga BBM hingga Tiket Pesawat jadi Biang Kerok

57 tahun lalu

Gubernur BI Yakin Indonesia Bisa Lolos dari Ancaman Krisis Moneter

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.744 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal