Sinyal Pemangkasan Suku Bunga The Fed Makin Kuat, Berapa Besarannya?

Dinar Fitra Maghiszha
The Fed terus menjadi pusat perhatian investor global menjelang pengambilan kebijakan terkait suku bunga pada 18 September mendatang. (Foto: AP)

WASHINGTON DC, iNews.id - Bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) terus menjadi pusat perhatian investor global menjelang pengambilan kebijakan terkait suku bunga pada 18 September mendatang. Topik pembahasan tentang The Fed terkait dengan besaran Fed Rate yang akan diputuskan.

Perdebatan antar-pelaku pasar adalah apakah Fed akan mengawali siklus pelonggaran moneter dengan memangkas 25 bps, atau justru bergegas dengan 50 bps dengan harapan dapat membawa ekonomi AS dalam soft-landing, saat upaya penurunan inflasi dilakukan tanpa harus merusak pertumbuhan ekonomi.

Setiap keputusan The Fed sejatinya didasari dengan pertimbangan data ekonomi yang kompleks, seperti tren inflasi, data tenaga kerja, pengangguran, konsumsi, dan sejenisnya.

Pada hari Jumat (6/9/2024), investor menyaksikan perlambatan pertumbuhan tenaga kerja dalam rilis non-farm payrolls (NFP) sebesar 142.000 pekerjaan baru, alias di bawah konsensus pasar sebanyak 160.000.

Angka ini muncul setelah pasar disuguhi data manufaktur yang juga tak sesuai ekspektasi, bahkan lebih rendah mencapai 46,8, meskipun kontraksi ini masih bersifat moderat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gubernur BI Yakin Indonesia Bisa Lolos dari Ancaman Krisis Moneter

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.744 per Dolar AS

57 tahun lalu

OJK Beberkan 4 Penyebab IHSG Ambruk sejak Awal Tahun 

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal