Revolusi Industri 4.0, Darmin: Kita Tidak Bisa Menghindarinya

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

“Pemerintah sudah punya langkah walaupun untuk mewujudkan dalam skala besar ternyata bukan main,” kata Darmin.

Revolusi indutri 4.0 memang mengedepankan otomasi dalam proses produksi industri yaitu memanfaatkan tenaga robotik yang terhubung dengan internet dalam pengoperasiannya. Di Indonesia, industri yang sudah siap menjalankan revolusi industri 4.0 antara lain industri petrokimian, makanan dan minumman, semen, dan otomotif.

Revolusi industri 4.0 pertama kali dicetuskan pada 2011 oleh Jerman dan kemudian menjadi tema utama pada World Economic Forum (WEF) 2016 di Davos, Swiss. Sejumlah negara yang telah memiliki program-program untuk mendukung industrinya menuju revolusi tersebut antara lain Jerman, Inggris, Amerika Serikat, China, India, Jepang, Korea, dan Vietnam.

Darmin mengatakan, perkembangan digital saat ini memang tak bisa lagi dibendung. Untuk itu, industri diminta cermat menghasilkan produk-produk yang unggul meski dalam hal teknologi masih kalah bersaing.

“Soal digital ini, kita harus cermat bisa memilih apa saja yang kita bisa unggul. Kalau kita lihat apa yang dominan diperdagangkan oleh marketplace dunia, produk yang bisa kita hasilkan memang bukan yang teknologinya tinggi. Itu harus diakui. Tapi ada hal yang skalanya luar biasa, misalnya produk karet dari mobil dan sebagainya,” ucap Darmin.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Mobil
2 bulan lalu

VinFast Janji Tambah Investasi Rp16,6 Triliun, Begini Respons Pemerintah

Nasional
7 bulan lalu

Pemerintah Luncurkan PP 28/2025, Permudahan Izin Usaha untuk Dukung Pertumbuhan Investasi

Makro
1 tahun lalu

Lengkap! Ini Paket Insentif yang Diluncurkan Pemerintah, Ada Diskon Listrik hingga 50%

Bisnis
1 tahun lalu

Airlangga Buka Suara soal Pengawasan Kemenkeu Langsung di Bawah Presiden Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal