Pengamat Fiskal: Penerimaan Negara di APBN 2020 Diprediksi Hanya Rp1.650 Triliun

Aditya Pratama
Penerimaan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diprediksi mengalami penurunan tahun ini. (Foto: Shutterstock)

Dengan skenario tersebut, diperkirakan penerimaan pajak sebesar Rp1.400-1.462 triliun. Sementara jika PPN juga dibebaskan pemerintah, pendapatan pajak hanya sebesar Rp1.150 triliun.

"Jadi PPN nyaris tidak mungkin, kita bungkus Rp1.400 triliun. PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) jelas turun, sebelumnya diperkirakan Rp160,4 triliun lalu di outlook pemerintah turunkan jadi Rp82,2 triliun dengan asumsi harga minyak 30 dolar AS," ucap Awalil.

"Penurunan perpajakkan, penurunan migas, akibatnya defisit yang tadi Rp850 triliun itu jadi Rp950 triliun. Pemerintah menurut dugaan saya itu akan mengalami defisit Rp950 triliun pada 2020, jadi sudah hampir 2,5 kali lipat lebih," ujar dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Purbaya Terima PNBP Rp1,03 Triliun, Sebagian Berasal dari Kasus Eddy Tansil

57 tahun lalu

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,80 Triliun, Buat Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal