Metode Gas dan Rem, Strategi Jokowi Selamatkan Ekonomi RI dari Krisis saat Pandemi

Nanang Wijayanto
Binti Mufarida
Presiden Jokowi menerapkan strategi 'Gas dan Rem' dalam menanggulangi krisis saat pandemi Covid-19. (Foto: Sekretariat Presiden)

Pujian Dunia kepada Jokowi

Adapun strategi Gas dan Rem yang dilakukan pemerintahan Presiden Jokowi mendapat apresiasi dari dunia. Menurut asesmen IMF dalam laporan Article IV Consultation tahun 2021 yang dirilis 23 Maret 2022 mencatat Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan sektor keuangan di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini didukung kinerja makroekonomi yang kuat, serta respons kebijakan yang tegas dan menyeluruh. 

Metode ini juga mendapatkan pujian dari Presiden Majelis Umum PBB Abdulla Shahid. Hal ini disampaikannya saat menghadiri The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Bali, Rabu (25/5/2022).

"Ini merupakan bukti komitmen kuat dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Yang Mulia Presiden Joko Widodo untuk memerangi Covid-19 dan mengembalikan negara ke jalur pemulihan," kata Abdulla.

Selain itu, pujian juga datang dari Bank Dunia dan IMF yang memuji penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya paket kebijakan yang tertuang dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), kebijakan moneter yang akomodatif, dan sektor keuangan untuk mendorong kredit. 

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Krishna Srinivasan, dan Representatif Senior IMF untuk Indonesia James Walsh saat bertemu langsung dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu, 17 Juli 2022. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani yang saat itu mendampingi Jokowi mengatakan, IMF menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia dalam penanganan Covid-19 dan menjaga stabilitas ekonomi. 

IMF juga menilai perekonomian Indonesia dalam kondisi baik, meski pun sejumlah negara sedang berada di pinggir jurang resesi akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, IMF melihat kondisi membaiknya ekonomi Indonesia saat itu terlihat dari beberapa sisi seperti kinerja ekonomi, sisi pertumbuhan, sisi neraca pembayaran yang mengalami surplus perdagangan selama 26 bulan berturut-turut, dan sisi inflasi yang berada di bawah 5 persen. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Jaksa Kembalikan Berkas Roy Suryo cs, Penasihat Kapolri: Kalau Langsung Terima Nanti Dituduh Didikte

Nasional
2 hari lalu

Berkas Perkara Roy Suryo Cs Dikembalikan Jaksa, Refly Harun: Memang Tak Layak Disidangkan

Nasional
2 hari lalu

Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu, Airlangga Harap Sinkronisasi Fiskal-Moneter Makin Baik

Nasional
2 hari lalu

Jokowi Tak Kunjung Hadiri Sidang PN Surakarta, Kubu Roy Suryo: Ini Kan Aneh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal