Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kubu Jokowi Desak Roy Suryo cs Ditahan, bakal Surati Prabowo hingga Gibran
Advertisement . Scroll to see content

Metode Gas dan Rem, Strategi Jokowi Selamatkan Ekonomi RI dari Krisis saat Pandemi

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:39:00 WIB
Metode Gas dan Rem, Strategi Jokowi Selamatkan Ekonomi RI dari Krisis saat Pandemi
Presiden Jokowi menerapkan strategi 'Gas dan Rem' dalam menanggulangi krisis saat pandemi Covid-19. (Foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejak Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan penyebaran virus korona atau Covid-19 dengan status pandemi pada 11 Maret 2020 berdampak terhadap seluruh sektor. Tidak hanya kesehatan, pandemi turut berdampak negatif terhadap perekonomian seluruh negara hingga menyebabkan resesi.

Sejumlah lembaga memperkirakan pertumbuhan ekonomi global 2020 akan turun lebih dalam dari tahun-tahun sebelumnya. Pada Januari 2021, Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan OECD masing-masing memprediksi pertumbuhan ekonomi global di angka -3,5 persen, -5,2 persen, dan -4,2 persen.

Terganggunya rantai produksi dunia bahkan terputus karena sejumlah negara memilih menahan laju penyebaran Covid-19 dengan kebijakan lockdown. Selain itu, penurunan aktivitas perekonomian dan terbatasnya mobilitas barang dan jasa, serta keterbatasan ruang gerak masyarakat memukul pula pendapatan perusahaan dan masyarakat. 

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan kemampuan yang baik dalam penanganan pandemi Covid-19. Tidak hanya dari angka kematian per kapita yang rendah, ini juga ditunjukkan kebijakan fiskal yang tepat. 

Strategi Gas dan Rem

Presiden Jokowi saat itu menerapkan strategi 'Gas dan Rem' dalam menanggulangi krisis saat pandemi. Hal ini membawa Indonesia mampu melewati masa sulit dan menjadi salah satu negara yang berhasil menangani krisis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut