"Di tahun 2022, Indonesia menjadi pemain utama di digital ASEAN, karena 40 persen dari total transaksi ASEAN berasal dari ASEAN. Nilai ekonomi digital di 2025 diprediksi mencapai 130 miliar dolar AS dan akan terus meningkat di sekitar 300 miliar dolar AS di tahun 2030," ucap Menko Airlangga.
Untuk merealisasikan potensi ekonomi digital yang sangat besar, beberapa hal menjadi penting. Antara lain jumlah penduduk Indonesia yang sebagian besar dalam usia produktif 15-64 tahun, kemudian memiliki lebih dari 2.400 startup atau peringkat ke-6 negara dengan startups terbesar di dunia. Tak hanya itu, didukung penetrasi internet sebesar 76,8 persen.
"Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen di 2023, kolaborasi dan sinergi semua pihak perlu terus didorong, terutama peran dari korporasi maupun rumah tangga," tuturnya.
Hasil asesmen menunjukkan bahwa tabungan rumah tangga dan korporasi semakin meningkat secara signifikan di masa pandemi dan belum dioptimalkan kembali untuk ekspansi dan belanja di tahun 2023.