Inflasi Indonesia 5,51 Persen, Menko Airlangga: Lebih Baik dari AS, Eropa, hingga Turki

Michelle Natalia
Menko Perekonomian Airalngga Hartarto. Foto: Antara

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, mengatakan inflasi Indonesia lebih baik dibandingkan sejumlah negara, antara lain Amerika Serikat (AS), Eropa, hingga Turki.

Menurut dia, angka inflasi di tahun 2022 lebih rendah dari perkiraan. Secara year-on-year (yoy) angka inflasi tercatat sebesar 5,51 persen dibandingkan dengan konsensus forecast sebesar 6,5 persen pasca penyesuaian harga BBM di September 2022.

"Realisasi inflasi Indonesia juga relatif lebih baik dibandingkan dengan negara lain. Beberapa negara di Eropa di atas 9 persen dan di Amerika Serikat (AS) sekitar 8 persen," ungkap Airlangga dalam Konferensi Pers High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) secara virtual di Jakarta, Senin (20/2/2023).

Dia mengatakan, beberapa negara mengalami angka inflasi yang ekstrim. Misalnya seperti Argentina dan Turki, semuanya dengan angka inflasi di atas 50 persen. 

Kemudian, perkembangan tersebut tidak terlepas dari usaha ekstra yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah, Bank Indonesia (BI), dan beberapa mitra strategis TPIP maupun TPID.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik, Tekan Lonjakan Harga

57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Jaga Stabilitas Harga Tahu Tempe

57 tahun lalu

Insentif Motor Listrik Ditunda Sebulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji

57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal