Keuangan Negara Defisit, Menkeu AS Peringatkan Potensi Gagal Bayar Utang Pemerintah

Jeanny Aipassa
Menkeu AS, Janet Yellen. (Foto: Reuters)

The Washington Post melaporkan pada Jumat (13/1/2022) malam, bahwa Partai Republik telah menyiapkan rencana darurat untuk meningkatkan batas utang. Partai Republik akan mengarahkan Departemen Keuangan untuk memprioritaskan pembayaran tertentu jika AS mencapai batas utang. 

Menanggapi surat Yellen, Gedung Putih menyatakan tidak akan bernegosiasi untuk menaikkan plafon utang.
"Ini harus dilakukan tanpa syarat. Tidak akan ada negosiasi untuk itu," kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan. 

Analis telah mencatat bahwa beberapa tagihan Treasury yang jatuh tempo pada paruh kedua tahun ini menghasilkan premi dalam hasil mereka yang mungkin terkait dengan peningkatan risiko gagal bayar..

"Anda dapat membaca ini sebagian sebagai mencoba membuat Kongres bertindak lebih cepat daripada nanti," kata direktur ekonomi Pusat Kebijakan Bipartisan, Shai Akabas. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Purbaya bakal Evaluasi Seluruh Program Pemerintah Imbas Defisit APBN Tembus 2,92 Persen

Nasional
23 hari lalu

Bareskrim Bongkar Indikasi Fraud dalam Kasus Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia  

Nasional
23 hari lalu

Polisi Sebut Kasus Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia Tembus Rp2,4 Triliun

Nasional
23 hari lalu

BI: Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp7.152 Triliun per November 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal