Keuangan Negara Defisit, Menkeu AS Peringatkan Potensi Gagal Bayar Utang Pemerintah

Jeanny Aipassa
Menkeu AS, Janet Yellen. (Foto: Reuters)

The Washington Post melaporkan pada Jumat (13/1/2022) malam, bahwa Partai Republik telah menyiapkan rencana darurat untuk meningkatkan batas utang. Partai Republik akan mengarahkan Departemen Keuangan untuk memprioritaskan pembayaran tertentu jika AS mencapai batas utang. 

Menanggapi surat Yellen, Gedung Putih menyatakan tidak akan bernegosiasi untuk menaikkan plafon utang.
"Ini harus dilakukan tanpa syarat. Tidak akan ada negosiasi untuk itu," kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan. 

Analis telah mencatat bahwa beberapa tagihan Treasury yang jatuh tempo pada paruh kedua tahun ini menghasilkan premi dalam hasil mereka yang mungkin terkait dengan peningkatan risiko gagal bayar..

"Anda dapat membaca ini sebagian sebagai mencoba membuat Kongres bertindak lebih cepat daripada nanti," kata direktur ekonomi Pusat Kebijakan Bipartisan, Shai Akabas. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Purbaya Tarik Utang Rp305,5 Triliun, Setara 36,7 Persen dari Target APBN 2026

57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.660 Triliun pada Kuartal I 2026

57 tahun lalu

Utang Pemerintah Nyaris Sentuh Rp10.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman, Kita Paling Hati-Hati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal