BEIJING, iNews.id - Pemerintah Indonesia mengapresiasi hubungan dagang dengan China yang telah berlangsung sejak ratusan tahun silam. Kedua negara diharapkan makin mempererat hubungan kerja sama yang saling menguntungkan.
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) menuturkan pengalamannya saat bertemu dengan Wakil Presiden China, Wang Qishan. Wang, kata JK, bertanya soal siapa yang pertama kali datang ke Indonesia, Portugis atau Belanda. Namun, JK menyebut bukan kedua negara tersebut dan membuat Wang bingung.
"Yang pertama datang itu Laksamana Cheng Ho. Dia tidak datang untuk menjajah Indonesia, tetapi datang untuk berdagang dengan Indonesia," kata JK, dikutip Sabtu (27/4/2019).
Dia berharap, kerja sama antara Indonesia dan China saat ini hanya melanjutkan sejarah panjang kedua negara. Saat ini, nilai perdagangan RI-China mencapai 40 miliar dolar AS meski menyisakan masalah serius soal defisit perdagangan yang besar dari pihak Indonesia.
"Presiden Xi Jinping telah menjanjikan peningkatan impor Tiongkok dari Indonesia, termasuk hasil pertanian, buah-buahan, dan hasil industri yang sesuai dan barang tambang mineral yang telah diolah di Indonesia," kata dia.