Isu Perang Dagang, Ekspor Korsel pada Maret Melambat

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Ekspor ke AS menurun 1 persen dalam 20 hari pertama bulan Maret dari tahun sebelumnya, bahkan ketika chip memori Korea terjual dengan baik. Penurunan itu karena permintaan AS untuk mobil Korsel melambat.

Sementara itu, ekspor ke China dan Uni Eropa melonjak masing-masing 16,6 persen dan 24,2 persen. Surplus perdagangan Korsel dengan AS mencapai 1,05 miliar dolar AS pada Maret tahun ini, turun sekitar 41,5 persen dari periode yang sama tahun lalu. Data kementerian perdagangan Korsel menunjukkan, ada peningkatan yang stabil dalam impor daging sapi, jeruk, dan mesin pesawat AS sehingga surplus perdagangan dengan AS pun turun.

Bank of Korea mengharapkan, ekonomi yang bergantung pada perdagangan ini bisa tumbuh sebesar 3 persen tahun ini yang di 2017 sebelumnya bisa tercapai 3,3 persen. Namun, regulator mewaspadai terhadap risiko ekspor karena pemerintahan Trump mulai meluncurkan serangkaian langkah perdagangan untuk menekan negara-negara seperti Korsel dan mitra dagang terbesarnya, China.

AS dan Korsel sepakat pekan lalu untuk merevisi perjanjian perdagangan bebas enam tahun mereka dengan tambahan kesepakatan untuk mencegah devaluasi mata uang kompetitif oleh Seoul. Hal ini juga dilakukan untuk memberikan lebih banyak akses bagi produsen mobil dan obat AS ke pasar Korsel.

Kesepakatan itu juga akan meninggalkan ancaman 25 persen tarif AS atas impor baja dari Korsel sebagai pertukaran. Tanpa kesepakatan itu, tarif akan berlaku pada tanggal 1 Mei. Tetapi Presiden Donald Trump mengatakan, akan menahan kesepakatan perdagangan yang dicapai bersama Korsel itu sampai selesainya denuklirisasi Korea Utara, meningkatkan ketidakpastian untuk prospek perdagangan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Mantan Ibu Negara Korsel Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara, Suap Tas Chanel Tak Terbukti 

Seleb
10 hari lalu

Geger! Baim Wong Diduga Oplas Hidung di Korsel

Internasional
10 hari lalu

Kesal Merasa Digantung, Trump Naikkan Tarif Korea Selatan Jadi 25%

Internasional
15 hari lalu

Dituduh Memberontak, Mantan PM Korsel Han Duck Soo Divonis 23 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal