Impor Daging dari Brasil, Kemendag Tunggu Hasil Kunjungan Kementan

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Rencana pemerintah yang mendatangkan daging sapi impor dari Brasil, masih menunggu surat rekomendasi dari Kementerian Pertanian (Kementan). Di samping itu, Kementan masih melakukan observasi untuk membuktikan sapi di negara tersebut benar-benar terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Belum dari Brasil, menunggu pasti Kementan dulu berangkat ke sana. Kita belum bisa sebelum itu dinyatakan oke," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwandi Hotel Santika Premiere, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Dia menjelaskan, impor daging sapi sepatutnya datang sebelum Ramadan tiba. Pasalnya, untuk meredam harga di pasar setidaknya membutuhkan waktu sehingga mau tak mau pemerintah harus bekerja cepat. Di samping itu, Oke menilai, stok daging di Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) sudah semakin menipis.

"Itu yang harus kita kejar segera  berangkat supaya begitu April sudah bisa berangkat," ujarnya.

Adapun soal kebutuhan daging sapi di Indonesia, Oke menyebut, tiap bulan rata-rata sebanyak 55.000 ton. "Kalau per bulan tidak salah rata-rata atau per tahun itu 660.000 ton. Rata-rata kalau per bulan 55.000 ton," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
3 hari lalu

Harga Pangan Hari Ini Naik, Bawang hingga Daging Sapi Melonjak

5 hari lalu

Harga Pangan 13 Juli 2026, Daging Ayam-Sapi Kompak Naik!

15 hari lalu

Daftar Harga Pangan 3 Juli 2026: Bawang Merah-Cabai Kompak Turun, Daging Sapi Naik

31 hari lalu

Kementan Sebut Sektor Peternakan Punya Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal