Genjot Ekspor, Mendag Sebut 3 Perjanjian Dagang Internasional Rampung Tahun Ini

Rully Ramli
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus mencari cara untuk menggenjot ekspor nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini. Salah satu cara untuk merealisasikan hal ini ialah dengan memperbanyak perjanjian kerja sama perdagangan dengan negara lain.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, pihaknya tengah menyelesaikan beberapa perjanjian perdagangan internasional. Ia memastikan, sampai dengan akhir tahun ini akan ada tiga perjanjian kerja sama perdagangan baru.

"Sampai dengan akhir tahun Insya Allah akan ada tiga (perjanjian kerja sama) lagi," kata dia di Gedung Thamrin Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Adapun ketiga perjanjian yang dimaksud, yakni Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dengan 16 negara yang ada di Asean, termasuk China, India, Australia dan Selandia Baru, Korea Selatan dan Jepang. Kedua, Indonesia-Korea CEPA. Lalu yang ketiga Indonesia-Taiwan PTA.

Dengan bertambahnya tiga perjanjian ini, Indonesia akan memiliki 17 perjanjian kerja sama perdagangan internasional. "Ini akan memberikan akses pasar yang besar," katanya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
21 hari lalu

Tarif Ekspor Tongkol dan Tuna ke Jepang Resmi 0 Persen, Simak Syarat Pengajuannya

Nasional
22 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
24 hari lalu

Kejati Jakarta Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal