Bisa Untung Jumbo, Petani Didorong Realisasikan Pertanian Modern

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi. (Foto: Kementan)

Kementan sendiri telah memanfaatkan ratusan ribu hektare rawa yang tersebar di enam provinsi. Masing-masing Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Tengah Nantinya, lahan itu akan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian produktif untuk mendorong kesejahteraan petani berbasis koperasi yang dikorporasikan melalui program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI).

Boga menjelaskan, ada sekitar 34,4 juta hektare lahan rawa yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air dan memiliki potensi sebagai sentra pertanian. Lahan tersebut terdiri dari lahan pasang surut seluas 20,1 juta hektare dan lahan rawa lebak seluas 13 juta hektare.

Pengamat Pertanian Universitas Gadjah Mada Jangkung Handoyo Mulyo mengingatkan, optimalisasi lahan rawan perlu melibatkan koperasi hingga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Namun, swasta juga perlu terlibat dengan hitungan yang memberi manfaat besar ke petani. "Termasuk apabila menjadi leading sector. Perlu pula mempertimbangkan bagaimana mekanismenya apabila ada pihak swasta atau lembaga swadaya masyarakat tertarik untuk berpartisipasi pada kegiatan ini," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Nasional
1 bulan lalu

Kementan Jamin Stok Cabai Surplus untuk Ramadan hingga Lebaran 2026

Nasional
1 bulan lalu

Kopi Andalan Ekspor RI, Mentan Ingin Jadi Produk Olahan Bernilai Tinggi

Nasional
1 bulan lalu

Produksi Cabai Surplus, Mentan Jamin Stok Aman jelang Ramadan dan Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal