Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:20:00 WIB
Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini
Ilustrasi beras Bulog (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah membuka peluang ekspor beras setelah berhasil mencapai swasembada pada 2025. Kenaikan produksi sebesar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi dasar kebijakan tersebut.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyampaikan, kondisi surplus beras mendorong pemerintah untuk mengekspor ke sejumlah negara, termasuk Arab Saudi dan Papua Nugini.

“Pemerintah menyatakan bahwa RI kini sudah mencapai target swasembada beras. Kini, pemerintah mulai mengekspor beras ke sejumlah negara, termasuk Arab Saudi dan Papua Nugini, seiring meningkatnya produksi dalam negeri yang diklaim mengalami surplus,” kata Wamentan Sudaryono di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (19/3/2026).

“Kemudian juga di tahun 2025 juga mungkin saya kira awak media semua sudah tahu bahwa kita sudah swasembada, surplus kita atau produksi kita naik 13 persen dibanding tahun 2024 dan swasembada tidak impor beras lagi,” lanjutnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah telah merealisasikan ekspor beras ke Arab Saudi sebanyak 2.000 ton. Jumlah ini merupakan bagian dari target total sekitar 20.000 ton yang akan dikirim ke negara tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut