BI Tingkatkan Imbal Hasil Investasi untuk Tarik Dana Asing ke RI

Anggie Ariesta
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: YouTube Bank Indonesia)

Kedua, bank sentral memberikan insentif berupa diskon hedging swap atau fasilitas penurunan biaya lindung nilai bagi investor asing. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investasi di pasar domestik.

Ketiga, BI kembali membuka lelang instrumen repurchase agreement (repo) untuk tenor 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, dan 12 bulan bagi perbankan. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang.

Keempat, BI meningkatkan intensitas operasi moneter secara berlapis baik di pasar rupiah maupun pasar valuta asing secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas sistem keuangan.

Perry menegaskan seluruh kebijakan tersebut terus diselaraskan dengan arah kebijakan fiskal pemerintah. Sinergi tersebut mengacu pada kesepakatan bersama antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur BI yang ditandatangani pada 6 Juni 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Chatib Basri Bongkar Biang Kerok Rupiah Tertekan, Kredibilitas Fiskal Jadi Sorotan

57 tahun lalu

Gubernur BI Ungkap 4 Paket Operasi Moneter untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah

57 tahun lalu

Tanggapi Rupiah Anjlok Rp18.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi dan Fiskal Baik

57 tahun lalu

Rupiah Makin Anjlok Sore Ini, Ditutup ke Rp18.187 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal