SWI: Kerugian Masyarakat Akibat Investasi Bodong Capai Rp114,9 Triliun

Hafid Fuad
Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L Tobing. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Investasi bodong telah banyak memakan korban di Indonesia. Dalam sepuluh tahun terakhir, kerugian masyarakat akibat investasi bodong mencapai Rp114,9 triliun.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing menilai, kerugian itu terbilang fantastis. Dia yakin kerugian tersebut jauh lebih besar daripada data yang tercatata.

“Ini baru sebatas dari masyarakat yang melaporkan dan diproses hukum” ujar Tongam dalam webinar, Jumat (26/2/2021).

Menurut Tongam, masyarakat yang tertipu investasi bodong kebanyakan bungkam dan tak melapor kepada pihak yang berwenang.  “Banyak masyarakat kita yang tidak lapor karena berbagai hal," katanya.

Berdasarkan catatan SWI, jenis investasi bodong yang banyak memakan korban yaitu layanan pinjaman online ilegal. Lalu diikuti dengan pegadaian ilegal.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Dicecar 53 Pertanyaan Terkait Kasus Penipuan Rp2,4 Triliun

57 tahun lalu

Penyebab Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Dipanggil Polisi Terungkap, Mengejutkan!

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Suami Boiyen Diduga Gelapkan Dana Investasi, Kena Somasi!

57 tahun lalu

Bareskrim Bongkar Investasi Bodong Kripto, Kerugian Capai Rp105 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal