Sistem Pengelolaan Dana Pensiun Akan Dirombak

Rina Anggraeni
Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan pemerintah akan memperbaiki sistem pengelolaan dana pensiun. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Jenderal Anggaran (Dirjen Anggaran) Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan pemerintah akan memperbaiki sistem pengelolaan dana pensiun. Di mana sistem pengelolaan berkelanjutan mensyaratkan elemen tata kelola dana pensiun dan tata pemerintahan yang baik sejalan dengan praktik terbaik (best practice) internasional. 

Adapun untuk meraih potensi maksimal, dana pensiun harus dikelola dengan baik dan prudent (hati-hati). Ini area yang bisa diperbaiki di Indonesia.

"Contohnya manajer dana pensiun di Indonesia cenderung menempatkan aset mereka ke instrumen investasi jangka pendek dengan volatilitas rendah dan keuntungan sedikit," ujar Askolani di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Dia menjelaskan praktek ini tidak sesuai dengan karakteristik program pensiun yang memiliki kewajiban (liabilities) jangka panjang yang berakibat asset-liabilities mismatch/kewajiban aset tidak sesuai.

"Juga penting untuk memastikan pengelolaan dana pensiun dibarengi dengan tata kelola pemerintahan yang baik khususnya untuk meningkatkan kepercayaan pada industri dana pensiun," katanya.

Saat ini, industri aset dana pensiun terus tumbuh dari Rp561 triliun pada 2014 ke Rp834 triliun pada 2017, dana pensiun tidak memegang peranan yang signifikan pada perkembangan industri keuangan Indonesia. Sistem perbankan masih mendominasi industri keuangan Indonesia dengan porsi 78 persen.

Sementara, dana pensiun hanya 2,5 persen dari total aset sektor finansial. Ukuran industri dana pensiun Indonesia dari total aset dana pensiun terhadap PDB juga masih jauh tertinggal dari peer countries seperti lima negara Asia lainnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
21 hari lalu

MK Putuskan Dana Pensiun Sukarela Bisa Dibayar Sekaligus atau Berkala

30 hari lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

1 bulan lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

2 bulan lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal