Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.286 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah naik 75 poin atau sekitar 0,46 persen ke level Rp16.286 per dolar AS pada perdagangan, Kamis (7/8/2025). (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Pasar meningkatkan taruhan penurunan suku bunga The Fed untuk bulan September dari ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin mulai memangkas suku bunga paling cepat bulan September, setelah data yang dirilis minggu ini menunjukkan sektor jasa AS melambat pada bulan Juli, menyusul data penggajian nonpertanian yang mengecewakan minggu lalu.

Namun penurunan yang terjadi pada indek dolar AS disebabkan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September tetap berada di sekitar peluang 92 persen, menurut CME FedWatch Tool.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas. 

Pidato terbaru dari para pembuat kebijakan The Fed menunjukkan bahwa bank sentral cenderung memangkas suku bunga, tetapi ketidakpastian tetap ada karena kekhawatiran inflasi yang didorong oleh tarif.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia menurun. Pada akhir Juli 2025 cadangan devisa RI sebesar 152,0 miliar dolar AS, menurun tipis dari posisi pada akhir Juni 2025 yang sebesar 152,6 miliar dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Ditutup Menguat usai BPS Rilis Data Ekonomi RI Tumbuh 5,12%

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

57 tahun lalu

50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal