OJK Sebut Equity Crowdfunding Himpun Dana Rp185 Miliar

Antara
Uang. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut layanan urun dana (equity crowdfunding) mulai diminati investor. Hingga akhir tahun lalu, total dana yang dihimpun lewat skema investasi tersebut mencapai Rp185 miliar.

"Urun dana menjadi instrumen investasi yang menarik bagi pemodal," kata Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B OJK, Ona Retnes Swaminingrum, Rabu (27/1/2021).

Ona mengatakan, urun dana melibatkan pemilik modal selaku investor, perusahaan selaku penerbit, dan fintech sebagai pihak ketiga. Penerbit akan mendapatkan pendanaan dari investor dengan cara menerbitkan efek seperti saham atau surat utang. Sementara fintech berperan menganalisis prospek hingga akuntabilitas usaha.

Untuk skema ini, kata Ona, penerbit bukan merupakan badan usaha konglomerasi, PT atau anak usaha, dan memiliki kekayaan di bawah Rp10 miliar di luar tanah dan bangunan. Oleh karena itu, perusahaan ini berkategori UMKM.

"Crowdfunding menjadi salah satu alternatif pembiayaan bagi pelaku UMKM khususnya yang belum bankable atau terkendala syarat dalam pengajuan kredit bank," kata Ona.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

OJK bakal Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Kawal Transformasi BEI

Nasional
20 jam lalu

Purbaya Beberkan Tugas Juda Agung usai Resmi Jadi Wamenkeu, Apa Saja?

Nasional
1 hari lalu

Respons Purbaya soal Kabar Ketua Komisi XI DPR Misbakhun Calon Ketua OJK

Nasional
2 hari lalu

OJK Targetkan Seluruh Emiten Penuhi Aturan Free Float 15 Persen di 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal